Hobi, Antara Kesenangan dan Makna Hidup

Moment menyebalkan itu pas kita lagi senang-senengnya melakukan hobi kita (entah membaca komik, travelling, atau main game), lalu ada seseorang nyeletuk “Buat apa sih, melakukan hal itu? Kan nggak ada gunanya?!” Hayo, siapa yang pernah mengalami hal serupa?

Image Credit By www.oxfordlearnersdictionaries.com
Ada yang tidak suka dengan hobi kita

Tapi sesebal apapun, kadang kita juga kesulitan menjawabnya. Mengapa kita senang melakukannya? Jawaban yang ingin kita sampaikan adalah “Ya, suka aja.” Tapi tidak bisa demikian. Karena kadang orang lain tidak akan paham tentang masalah perbedaan selera dan makna hidup bagi setiap orang. Kadang, sebagian orang menilai bahwa hidup itu harus bermanfaat buat orang lain. Hidup itu harus memiliki target yang jelas. Hidup itu harus dibuat sebaik mungkin. Hidup itu akan bermakna jika kita sudah jadi relawan dan memberikan banyak sumbangan ke korban bencana atau korban perang.

Wait, apakah orang yang punya hobi itu salah? Apakah orang yang punya hobi itu hidupnya tidak bermakna? Apakah orang yang punya hobi itu tidak peduli pada orang lain? Apakah orang yang melakukan hobi hanya menghabiskan waktu untuk hal yang tidak berguna? Apakah orang yang punya hobi sudah menjadi racun di masyarakat? Jawabannya tidak (dengan intonasi dalam dan mantap). Mengapa? Silahkan baca poin berikutnya.

Hobi = hak prerogative setiap manusia

Pada dasarnya, siapa sih yang menentukan hidup kita bermakna atau tidak? Apa standardnya? Apakah ada lembaga internasional yang mengurusi makna hidup setiap orang? Tidak, kan? Ada banyak cara untuk bahagia, dan setiap orang memiliki hak prerogative untuk memilihnya, tentu dengan catatan bahagia tanpa merusak kebahagiaan orang lain.

Karena memang bermakna-tidaknya hidup ini tergantung pada tiap individu. Lebih baik melakukan hobi dan menjadi bahagia dari aktivitas tersebut, daripada menjadi sukarelawan bencana yang bekerja karena terpaksa.

Image Credit By bisniskeuangan.kompas.com

Betul, hobi memang bisa jadi uang

Betul sekali, di satu sisi memang banyak orang yang sukses mengembangkan bisnis dan karir dari hobinya. Ada orang yang menjadi travel writer, ada yang menjadi fotografer, bahkan ada yang menjadi social media administrator dari kegemarannya nongkrongi socmed. Siapa sangka kegiatan yang sekilas tampak tidak bermakna ternyata bisa menghasilkan uang? Tapi, bukan itu poin utamanya. Poinnya adalah bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman, ada atau tanpa hasil berupa uang.

Ini salah satu sebab Indonesia lamban berkembang

Di sisi lain, masih banyak juga orang yang meremehkan kekuatan hobi. Inilah yang menjadi salah satu penyebab Indonesia menjadi Negara yang belum maju. Ada orang yang senang menggambar komik animasi. Tapi, karena anggapan masyarakat bahwa menggambar komik adalah aktivitas orang kurang kerjaan, maka penghobi tersebut sudah putus asa untuk mengembangkan hobinya di Tanah Air. Ia pun merantau, mencari orang yang bisa menghargai karyanya. Kasus ini sudah sangat sering kita temui, dalam berbagai bidang.

Bagaimana hobi kita bermakna untuk orang lain?

Tidak selamanya orang yang suka main game itu hanya mengutamakan kesenangannya sendiri. Orang yang senang main game, lalu memiliki ide untuk menciptakan game, maka dia telah melakukan hal yang bermakna. Dia bisa menghibur orang lain dengan karyanya.

Orang yang punya hobi ngobrol, ngrumpi, bercanda, berbicara di depan banyak orang, bisa jadi bermakna dengan kemampuan menghiburnya. Rasanya kumpul dengan tetangga atau ibu-ibu kurang seru kalau tidak ada dia. Orang yang hobi memotret bisa membantu orang lain mengabadikan momen berharga mereka.

 Orang yang hobi belanja dan mengikuti trend fashion bisa menjadi trend setter atau kritikus fashion. Yang jelas, apapun hobinya pasti akan berguna selama itu bukan tindak kejahatan.

Jadi, mengapa harus punya hobi?

Masih bertanya untuk apa punya hobi? Baiklah. Singkatnya, hobi itu membuat hidup kita lebih tenang. Dengan melakukan hal-hal yang kita sukai, pikiran akan lebih tenang dan hidup lebih bergairah. Hobi membuat seseorang mudah menyesuaikan diri, utamanya dengan mereka yang memiliki kesamaan hobi. Hobi bisa mengembangkan keterampilan dan wawasan. Bahkan, hobi bisa membuat hidup satu atau banyak orang menjadi lebih baik.

Image Credit By support
Jadi, mulai sekarang kita sudah memiliki jawabannya. Tidak perlu lagi merasa bingung jika ada orang yang bertanya “Ngapain kamu melakukan hal seperti itu?” Mari kita lakukan apapun yang bisa membuat kita merasa bahagia dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Chritis Ghaza
Belajar seumur hidup, menjadi murid selamanya

Related Posts

1 komentar

Posting Komentar

Sejauh ini hanya 10 % komentar yang disetujui di blog ini maka berkomentarlah dengan bijak dan sesuai konten, komentar spam akan diblokir. harap mohon pengertiannya dan saya sangat berterimakasih atas komentar kalian :)

Loading...
Masukkan emailmu untuk mendapat pemberitahuan artikel terbaru