3 Kata Yang Bisa Merusak Hubunganmu Dengan Pasangan

Setiap pasangan tentunya ingin memiliki hubungan yang berakhir bahagia dan langgeng, siapa sih yang enggak mau memiliki pasangan hingga kakek-nenek dan maut memisahkan. Ehm saya juga mau hehe. Banyak orang yang bilang supaya hubungan yang dijalin bisa langgeng, perkuatlah komitmen dan cara berkomunikasi satu dengan lainnya.

Komunikasi sangatlah penting dalam membina suatu hubungan, jika diawal hubungan saja kamu sulit untuk menyatukan pikiran dan menjalin komunikasi yang baik, maka kemungkinan besar hubungan yang kalian jalin tidak akan bertahan lama.

Tentunya saat-saat bersama pasti ada waktu dimana kalian berargument, bertengkar ataupun berantem. Nah di setiap pertengkaran hal yang paling krusial dan banyak pasangan lakukan adalah mereka mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak mereka ucapkan.

Teman baik saya pernah berkata “Ketika emosi sedang naik.. maka kecerdasan akan menurun”

Words are powerful – more powerful than most people realize. Kata bisa menciptakan suatu realita yang sebenarnya tidaklah benar, tapi bisa berakhir benar oleh orang yang mendengarnya. maka dari itu usahakan untuk memilih kata- kata sebelum berucap.

Menghindari satu kata atau mengganti satu kata saja bisa berbeda arti dalam suatu kalimat. Nah berikut ini adalah beberapa kata yang jika kamu ganti katanya bisa bermakna berbeda ( baca : lebih baik). Jadi jika kamu berantem lagi dengan pasanganmu, cobalah untuk mengingat kata – kata ini yaa..

1.        ‘Harus’


Ketika kamu mengatakan “Kamu Harus” atau “Kamu Harusnya Tidak”, orang lain yang mendengar kata ini akan berfikir bahwa kamu orang yang ditaktor, perintah dan kamu tahu apa yang lebih baik dibandingkan orang lain.

Seakan kamu menunjukan bahwa dia tidak tahu apa yang benar atau salah, dan orang lain akan berfikir bahwa kamu orang yang tidak bisa dimengerti. Cobalah mengganti kata ‘Harus’ ini dengan  kalimat lain seperti ini :

‘Aku akan senang jika kamu Bisa…”

2.        ‘Kamu’


Ketika kamu mengatakan sesuatu yang mengganjal perasaanmu atau yang menjadi akar permasalahanmu, dengan mengawali percakapan ‘Kamu’, maka itu bisa jadi berakhir tidak baik. Kenapa? karena ketika kamu mengatakan “Kamu tidak pernah mengerti!” atau “Ini semua salah Kamu!” atau “Kamu tidak pernah mau mendengarkan!”

Kata ‘Kamu’ disini mengartikan hanya satu pihak yang disalahkan, kamu seakan menunjukan orang itu salah dan tidak ingin mendengar jawaban apapun darinya.

Dan ketika orang lain mendengarnya ia pun akan memberikan alasan-alasan lainnya ( jawaban yang tidak ingin disalahkan ). Cobalah untuk menggantikannya dengan seperti ini :

“Ketika ini terjadi, aku merasa kamu..”

3.        Ekspektasi




As someone once said “Peace begins where expectation ends”, pertengkaran akan berakhir ketika satu sama lainnya tidak ada lagi ekspektasi dan adanya keterbukaan. Karena setiap orang memiliki cara berfikir yang berbeda-beda, begitu pula dengan pasanganmu.

Jadi perlu diingat bahwa tak ada orang bisa membaca pikiranmu dan tahu apa maksud kamu tanpa kamu bicara. Cobalah untuk membicarakan dengan jelas apa yang kamu harapkan dari pasanganmu dan apa yang pasanganmu harapkan darimu.

Sumber 

Sejauh ini hanya 10 % komentar yang disetujui di blog ini maka berkomentarlah dengan bijak dan sesuai konten, komentar spam akan diblokir. harap mohon pengertiannya dan saya sangat berterimakasih atas komentar kalian :)
EmoticonEmoticon