Doa Yang Salah


Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yakobus 4:3)


Dulu ketika saya masih bersekolah (SMP kelas 3) waktu itu kami semua hendak mengikuti ujian akhir nasional. Saya yang terkenal sebagai siswa yang sangat bebal disekolahan walaupun memiliki prestasi yang sangat baik merasakan rasa takut dan gugup sebaimana siswa lainnya. Bagaimana nanti jika saya tidak lulus? Kira-kira seperti itulah yang saya rasakan.

Tiba-tiba muncul pemikiran untuk membuat perjanjian penawaran dengan Tuhan :).
Setiap pukul 05.00 pagi betul saya sudah pergi ke gereja untuk berdoa dan isi doa saya adalah sebagai berikut "Tuhan, jika saya lulus saya tidak akan nakal lagi, tidak akan mencelakakan tubuh dan jiwa saya lagi"


Setelah berdoa saya langsung pergi ke sekolah seperti biasa. Ujian pun berlangsung. Seperti biasa saya mengisi jawaban soal seperti biasa dan yang pertama selesai agar cepat pulang dan bermain playstation. Begitu seterusnya hingga ujian pada hari selanjutnya selesai. saya yakin saya akan lulus tanpa belajar karena telah membuat penawaran khusus dengan Tuhan. dan lebih parahnya saya pun masih berbuat kenakalan dengan angkuhnya saat itu :)
Tiba pada pengumuman hasil ujian dengan penuh tanda tanya saya melihat hasilnya dan ternyata........


SAYA TIDAK LULUS :(


rasa kecewa yang begitu besar membuat saya terpuruk, saya jadi pribadi yang anti sosial dalam beberapa bulan.
dan pada akhirnya saya menemukan Frasa bahwa jika kita berdoa hanya untuk pemenuhan nafsu duniawi kita maka yang kita dapatkan adalah sebaliknya.

saudara. Allah bukanlah alat untuk pemenuhan maksud tujuan kita; melainkan sebaliknya. Saya juga sadar bahwa saya tidak berusaha dan menyerahkan semuanya dalam jalan-Nya. malah saya seakan memerintah dan mengancan Tuhan agar mau memenuhi keinginan saya.



Ingatlah kita diciptkan dan hidup untuk Allah. maka semestinya biarkanlah DIA yang mengatur masa depan dan hidupmu sebagimana yang telah IA taruh dalam hidupmu. kita hanya perlu percaya dan berusaha dalam iman.
Syalom

 

Sejauh ini hanya 10 % komentar yang disetujui di blog ini maka berkomentarlah dengan bijak dan sesuai konten, komentar spam akan diblokir. harap mohon pengertiannya dan saya sangat berterimakasih atas komentar kalian :)
EmoticonEmoticon