David Rusquido Mosa, Memutuskan Berhenti Kuliah Dan Membuktikan Dirinya Bisa!

Jangan sebut istilah UKM, nanti mindset-nya kecil terus. Ganti istilah UKM dengan UBB (Usaha Bakal Besar), demikian pesan luar biasa yang disampaikan oleh Alm. Bob Sadino. sang pengusaha sukses Indonesia

tak perlu dibicarakan lagi bagaimana sepak terjang om Bob dalam dunia usaha di negeri tercinta kita, namun kali ini admin akan menyorot salah satu generasi penerus Bob Sadino yang berasal dari daerahnya admin yaitu Kota Kupang.




saya mengenal baik pemuda berusia 26 tahun ini dengan nama David Rusquido Mosa, biasa disapa David, biasa juga disapa Daken, bisa juga di panggil sayang biar akrab hahaha.

mengapa saya tertarik untuk menulis tentang bro David di kolom Orang Hebat?

sebagai temannya tentu saya tahu bagaimana dia berjuang dari titik terendah hingga berada di posisi sekarang ini, meski seringkali jarang bertemu diakibatkan kesibukan masing-masing. hehe

saya ingat betul waktu itu kami sedang saling berkirim pesan sambil menguatkan untuk semangat menjalani hidup via pesan whatsapp, nah si David mengirim foto ke saya kalau dia sedang membangun studio foto usahanya sendiri. keren kan?

tertarik untuk mengikuti cerita lebih dalam tentang David? tenang sobat pembaca yang budiman, saya pun sudah melakukan sesi tanya jawab dengan bro David, mari disimak!

Bisa Cerita sedikit tentang seorang David Mosa?

saya anak laki-laki pertama dari tiga bersaudara dan saya merupakan laki-laki sendiri alias tunggal.

Sebagai anak pertama sekaligus anak laki-laki paling besar dan tunggal bukan berarti saya harus dimanja, tapi sebaliknya saya belajar untuk bertanggung jawab dan mandiri sejak usia remaja, ketika di masa itu anak seusia saya sibuk hura-hura maka saya sibuk dgn hobi yang awalnya belum bisa dijadikan uang. Tapi sekarang puji Tuhan walaupun dapatnya sedikit setidaknya saya tahu ini yang disebut proses.

Sekarang kan sudah jadi seorang entrepeneur muda di kota Kupang. hal apa yang membuat David keluar dari zona nyaman?

Sebenarnya saya masih belum layak disebut entrepeneur, saya hanya menguangkan apa yang saya bilang sebelumnya yaitu HOBI.


Kalo ditanya mengenai kenapa keluar dari zona nyaman, saya juga tidak tahu mengapa. Hehe

Awalnya saya kuliah di salah satu kampus kesehatan di kota kupang tapi kandas di semester empat dan kemudian mengulang kuliah di salah satu kampus swasta di kota kupang dan memutuskan berhenti di semester sembilan.



Sebagian orang berpikir bahwa itu keputusan yang salah, tapi bagi saya secara pribadi ini keputusan yang saya pilih dengan resiko yang akan saya tanggung atau berkat yang akan ada untuk saya dengan jalan lain di hari depan.


Intinya bagi saya dalam hidup, zona nyaman itu tergantung dari apa yang kita rasa bukan yang sesuai anggapan orang lain. Misalnya sekalipun sebelumnya saya pegawai kantoran dan saya tidak nyaman, kemudian saya beralih menjadi pemulung dan saya rasa fine-fine saja alias nyaman, WHY NOT?? I'M ON MY WAY!

Coba ceritakan lagi sedikit tentang usaha yang David geluti

Usaha yang sekarang saya geluti adalah usaha foto studio dan rental kamera dalam kota kupang.

Puji Tuhan dari usaha kecil-kecilan ini bisa membuat saya menjadi orang muda yang mandiri meskipun belum 100% dan dari sini saya bisa membantu teman-teman yang belum mendapatkan pekerjaan dengan mengajak bergabung di studio saya.


Saya tidak pernah mematok untuk setiap pendapatan perhari, perbulan atau pertahun tapi saya hanya yakin saja bahwa setiap harinya pasti akan ada rejeki yang datang walaupun tidak seberapa bagi sebagian orang.

Bisa ceritakan bagaimana mencari modal awal dalam membuka usaha tersebut?

Modal awal saya didapat dari jual beli handphone bekas di lapak online yang ada di facebook.

cerita awalnya saya mengorbankan hp saya, bukan hp android tapi bisa facebook-an.

Dari hasil penjualannya kemudian saya pinjam hp teman saya untuk search hp yang dijual orang lain untuk saya tawar dengan harga murah kemudian nanti saya beli dan dijual kembali dengan harga yang lebih di atas. Nah begitu seterusnya sampai suatu ketika saya punya banyak hp android bahkan hp mahal juga saya kantongi untuk dijual kembali nantinya.


Tapi untuk usaha saya sekarang itu bukan modal 100% dari hasil jual beli hp.

Saya kemudian mendapat hadiah dari ayah saya berupa satu unit kamera DSLR.

Setelah punya kamera saya mulai belajar memotret sendiri dengan teknik-teknik fotografi yang saya dapatkan dari google maupun youtube.


Cukup lama saya belajar, saya mulai memposting hasil-hasil foto saya di akun facebook saya. Alhasil banyak orang yang menawarkan saya job foto wedding. Namun di awal saya kerap minder untuk menerima orderan job tersebut, tapi ayah saya selalu menguatkan saya untuk maju dan jangan takut.


Dari situ saya semakin sedikit berkembang dan mendapatkan lumayan job wedding.

Biaya hasil job saya selalu saya tabung di bank dan saya gunakan untuk membeli berbagai property dan membeli beberapa unit kamera lagi untuk direntalkan.

Bagaimana langkah yang diambil dalam mendapatkan kepercayaan konsumen?

Saya selalu mengutamakan hasil dan kenyamanan konsumen. Kamera yang saya pakai bukan kamera mahal dengan spek dewa, melainkan kamera spek standard dengan harga yang saya rasa pas di kelasnya. Namun settingan kamera dan lighting yang dipakai sangat saya perhatikan untuk hasil nya nanti, walaupun lightingnya seadanya saja.
 
Selain itu belajar editing juga perlu kita perhatikan, apa lagi untuk kebutuhan pre wedding.

Tidak mudah bagi saya untuk pelajari semua hal tersebut, berhubung saya belajar sendiri tanpa ada orang yang lebih paham untuk mengajari saya.




Namun sampai di titik ini, saya masih amat sangat perlu belajar untuk menguasai sebagian besar ilmu fotografi. Akan tetapi menurut saya, untuk mendapatkan kepercayaan konsumen adalah komunikasi dan attitude yang baik. Niscaya apa yang akan kita kerjakan pastinya akan mendapat nilai positif dari konsumen.   

Apakah ada rencana untuk membuka cabang?

Untuk membuka cabang tentunya saya berencana demikian, namun masih ada satu dan lain hal yang harus saya pertimbangkan terlebih dahulu.

Apakah pernah berpikir untuk menyerah? 

Saya tidak pernah berpikir untuk menyerah, justru sebaliknya akan terus berjuang bahkan berpikir untuk mencari peluang usaha yang baru. Tidak perlu bisnis/usaha yang wow, cukup yang sederhana saja tapi menghasilkan toh sudah cukup.
Hidup itu bagi saya ibarat bola karet, kalau jatuh yah melenting naik lagi dan bergulir

Sudah berapa kali gagal dan diejek hingga berada pada posisi sekarang ini?

Gagal, diejek, dihina, dianggap remeh, direndahkan, sudah amat sangat terjadi bahkan saya sampai bosan. Hehe


Tapi dari situ saya juga belajar, mungkin ada sesuatu yang salah atau kurang sehingga saya di berikan nilai negatif ?


Maka saya coba kembali menoleh ke belakang untuk meneliti sesuatu yang kurang. Alhasil saya menjadi sedikit lebih baik daripada mereka, bahkan tak disangka sebagian dari mereka ada yang mencoba menjadi seperti saya. 

Saya tidak berkecil hati, tapi saya justru semakin berjuang untuk tetap jadi yang terbaik.
Intinya jangan menolak untuk dihina oleh pembenci/haters dan jangan dianggap angin lalu, tapi berkacalah mungkin memang ada yang kurang dan saat kita sudah memperbaiki segeralah untuk di explore.

Lantas siapakah orang yang paling menginspirasi David untuk tetap melangkah dan berusaha?
Yang paling menginspirasi saya adalah orang tua, terutama ayah saya. Dimana beliau pernah bercerita tentang awal beliau merantau dari kampungnya ke kota kupang dan di situ beliau benar-benar mendapatkan keterpurukan namun ketekunan yang menjadi kuncinya sehingga saya sebagai anak pun bisa terlahir dalam suasana yang dalam tanda kutip kebutuhan akan susu bayi terpenuhi.
 
Selain dari orang tua juga saya mendapatkan inspirasi dari jejaring sosial, misalnya mereka yang sukses dengan berwira usaha, dengan kata lain sukses tidak hanya dengan menjadi sarjana.

Apa motivasi yang membuat David tetap semangat?
Motivasi saya adalah membanggakan orang tua dengan jalan saya. Prinsip saya adalah tanpa seragam pegawai kantoran, saya mampu setara dengan boss pegawai kantoran.
  Adakah rumus sukses yang ingin dibagikan kepada orang lain diluar sana?
Bagian ini saya kembali teringat akan salah satu kalimat seorang yang menurut saya amat luar biasa, yaitu Alm. Bob Sadino. Begini kata beliau "Setiap ada orang yang bertanya tentang kunci sukses, saya tidak pernah mau menjelaskan karena saya tidak ingin mereka menjadi seperti mesin foto copy. Ya sudah, jalankan saja".



Apakah masih tetap melahirkan karya disamping berwirausaha?  

Selain hobi fotografi, saya juga memiliki hobi bermusik dan menulis lirik yang kemudian saya alirkan dalam genre musik hiphop/rap.

Beberapa karya saya dan teman-teman bisa dilihat di channel youtube saya

https://www.youtube.com/channel/UCK1kajLd3yv1P-iNZ1nPm_A

Jangan lupa subscribe yah. Hehehe

Sebagian besar karya saya diproduksi sendiri, mulai dari musik, lirik lagu, penempatan nada untuk chorus, dan segala segi musik lainnya dalam karya saya.

tetapi dibalik karya tentunya saya punya teman-teman yang luar biasa, apa lagi genre rap sendiri tidak bisa sendiri seperti penyanyi solo pada umumnya. minimal butuh seorang shooter saat manggung atau take vocal

dan si admin blog ini juga merupakan teman satu komunitas saya dalam bermusik. hehehe

Hal apa yang paling berkesan dalam semua karir yang digeluti?

Yang paling berkesan adalah dalam karir adalah ketika apa yang saya atau kita lakukan, selalu mendapatkan dukungan dari orang² terkasih.

Yang terpenting adalah kita berusaha semaksimal mungkin untuk berhasil dan tidak mengecewakan kepercayaan mereka.

Adakah rencana besar lainnya disamping melahirkan karya dan berwirausaha?, menjadi presiden misalnya?
Jadi presiden ?

Jadi pegawai kantoran saja saya kurang berminat apa lagi presiden.

Saya lebih nyaman bekerja sendiri tanpa aturan yang mengharusakn saya ini dan itu.

Tapi bukan berarti di semua tempat saya berpikiran demikian, selalu patuh ada aturan terutama aturan akan norma dan hukum di negara tercinta ini.
 
Seandainya menjadi presiden kebijakan apa yang akan dilakukan kepada rakyatnya?
Jika saya jadi presiden maka saya akan mengundurkan diri secepatnya secara baik-baik, Hehehe
Bukan karena tidak mampu, tapi karena belum mampu.

Mensejahterakan keluarga saja saya masih jauh dari kata mampu. Maka cita-cita utama saya sekarang adalah membahagiakan keluarga terutama orang tua saya di hari tua mereka kelak.


Apa yang ingin disampaikan kepada kedua orangtua? 

Untuk Bapa & Mama, saya hanya mau sampaikan 3 hal ini,

TERIMAKASIH, TERIMAKASIH, TERIMAKASIH.
 
Sudah memikirkan untuk memberikan cucu kepada kedua orangtua?
Usia saya sudah 26 tahun, sudah seharusnya saya tidak menghabiskan waktu dengan hal yang kekanakan, apa lagi yang namanya nongkrong sampai lupa waktu, mabuk-mabukan, pesta pora hingga lupa waktu
 
Semua sudah saya tinggalkan sejak saya hengkang dari arena perkuliahan dan memulai usaha saya.

Untuk menikah dan punya anak sangat saya inginkan namun tidak mudah, terutama finansial juga harus menunjang. Mungkin di 2020 nanti akan terwujud jika Tuhan mengizinkan.


Terakhir, ada pesan penting buat kita semua?
Pesan penting untuk kita semua, masih saya kutip dari kata² Alm. Bob Sadino :

"Jika saya mengaharapkan besok bisa makan, dan besok saya bisa makan.. Saya sudah sukses".

Dari kalimat itu saya secara pribadi mengartikan bahwa sukses tidak harus mahal, sukses tidak harus mewah.

Sukses adalah kesederhanaan. 

Demikian sesi tanya jawab singkat bersama bro David, saya harap hal-hal diatas dapat memberikan dampak positif bagi setiap orang yang membacanya. tak pula saya berharap setiap usaha dan langkah bro David selalu diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Untuk mendapatkan kepercayaan konsumen adalah komunikasi dan attitude yang baik. Niscaya apa yang akan kita kerjakan pastinya akan mendapat nilai positif dari konsumen -  David Rusquido Mosa



Chritis Ghaza
Seorang blogger biasa yang ingin belajar seumur hidup dan menjadi murid selamanya. juga seorang munafik dan gila. dipercaya oleh Tuhan serta almarhum ayah dan almarhuma ibunya sebagai admin di blog ini.

Related Posts

Posting Komentar

Loading...
Subscribe Untuk Mendapat Notifikasi Artikel Baru