Puisi-Puisi Bas Woda; Gerbang Arafah

Gerbang Arafah

Di gerbang arafah
Aku mati rasa
Lantai tiga tempat pertaruhan nyawa

Demi matahari kami
Demi tunas yang baru bersemi

Demi tangisan pecah, dan tatapan pertama
Aku kosong tanpa gempita
Tiga puluh menit berlalu tanpa cerita

Kemudian dia terbit
Tak sempat kupersiapkan langit

Tiada haru biru ketika itu,
tapi sungguh dia warna baru

Masih di gerbang arafah
Persaksikan dzuriyat tersenyum merekah.

31 desember 2018



Puisi ini diperuntukkan kepada anak penulis, Arafah merupakan ruang operasi tempat anak penulis dilahirkan

Bas Woda merupakan seorang penyair yang berasal dari Kalabahi-Alor yang saat ini berdomisili di Surabaya

Chritis Ghaza
Belajar seumur hidup, menjadi murid selamanya

Related Posts

Posting Komentar

Loading...
Masukkan emailmu untuk mendapat pemberitahuan artikel terbaru